Nabi Musa bertanya kepada Allah. aku sudah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?
Apakah sholatku? dzikirku? atau puasaku?
Allah: SHOLAT ? Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.
DZIKIR? Dzikirmu itu hanya untukmu sendiri, membuat hatimu menjadi tenang.
Allah Ta’ala berfirman,
{الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ}
“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS ar-Ra’du:28).
PUASA? Puasamu itu untukmu sendiri, melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu sendiri.
Allah: SEDEKAH, INFAQ, ZAKAT serta PERBUATAN BAIKmu.
Itulah yang membuat AKU senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, AKU hadir disampingnya. -Dan AKU akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262).
SHALAT hanya mengantarkanmu sampai setengah perjalanan surga. sedangkan *PUASA* hanya mengantarkanmu hingga kedepan pintu surga akan tetapi *SEDEKAH* memasukanmu ke dalam surga ( Abdul Aziz bin Umar)
Indahnya berbagi
Nikmatnya berbagi
Kebahagian mereka surga bagi kita
web: www.yamuti.org
fb:Yatim dhuafa yamuti
ig:Yatim_yamuti_pusat

